Kalau mampir ke rumahnya pasti bertumpuk buku dan modul-modul SEO bagaimana mendominasi dan sukses memanfaatkan google. Saya ingat betul semangatnya diawal belajar dengan mengatakan punya karyawan baru, yaitu google.
Seminggu yang lalu beliau sempat mampir ke rumah dan sedikit berkisah bahwa segala upaya untuk mendapat penghasilan dari internet ini seperti mimpi saja. Tidak terbukti. Tidak mungkin. Baliau merasa tertipu dan dibohongi.
Waduh… ketiban “rejeki” curhat nih, pikir saya dalam hati. Lebih dari satu jam beliau menjelaskan segala macam jurus dan teknik SEO yang katanya rahasia tapi ternyata tidak menghasilkan. Sudah membeli puluhan domain tetapi tidak ada yang memberikan pemasukan.
Setelah beliau puas, akhirnya saya coba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Secara garis besar sih seperti article yang pernah dimuat di café bisnis juga tentang « Seberapa besar “keyword” anda menghasilkan profit?
Nah setelah dievaluasi ternyata keyword yang memang di target oleh sahabat saya memang sangat niche. Terkait dengan bidang olah raga yang sangat spesifik. Sebenarnya sih masih dapat dikelola dengan target market berbeda. Tetapi jika risetnya memang salah maka hasilnya juga nol.
Memang hasil pencariannya di google sudah menjadi #1 tapi karena tidak ada yang mencari tentunya tidak dapat mendongkrak traffik maupun salesnya.
Pelajaran berharga yang dipetik adalah kita bukan hanya membuat menjadi #1 di google, tetapi juga perlu menggunakan kata kunci yang tepat. Kami pun akhirnya riset kembali hingga mendapat kata kunci yang tepat.
Kemaren sore beliau kembali datang kerumah dan kembali curhat tentang bisnis onlinenya yang belum menghasilkan. “Lihat, saya sudah ganti keyword dan masuk no#1 tapi kok belum ada transaksi juga” ujar beliau. Saya pun mengajak dia minum teh dulu biar tenang. ”Ayo kita evaluasi bareng lagi” ujar saya sambil menyalakan komputer.
Kitapun cek kembali dari hasil dari pencarian dan optimasi keywordnya. Wah hebat juga temen saya ini hanya hitungan satu minggu sudah bisa nangkring di halaman 1 google, tepatnya nomor tujuh. “Kata-nya nomor #1, ini-kan no. #7”
“Ya, tapi kan sudah halaman #1. sesuai target” kata sahabat saya.
Aha… Pertanyaan menarik muncul “memang harusnya no#1 atau halaman #1 ya?”
Akhirnya saya buka kembali modul-modul SEO, dan memang benar bahwa dalam bisnis internet dengan menggunakan google kita harus menjadi no#1. Tidak cukup di halaman #1.
Ada riset yang telah mengukur bagaimana efektivitas dan prosentase klik dari pencarian di google sebagai berikut :
Nomor#1 = potensi traffic 56%
Nomor#2 = potensi traffic 13%
Nomor#3 = potensi traffic 9%
Nomor#4 = potensi traffic 4%
Nomor#5 = potensi traffic 4.7%
Nomor#6 = potensi traffic 3.2%
Nomor#7 = potensi traffic 0.36%
Nomor#8 = potensi traffic 2.9%
Nomor#9 = potensi traffic 1.4%
Nah, kok pas banget kalau di google itu jadi no#7 berdasarkan riset memang prosentase kliknya paling kecil. Sudah keywordnya pencarian kecil (walau sudah lumayan dibanding sebelumnya) adanya di posisi #7 juga.
Eh tiba-tiba di pamit, ya udah aku mau buat jadi nomor satu dulu. Wassalam


