Subscribe:

Rabu, 13 April 2011

Bisnis Kreatif Dengan Menjual Back End Product

Bisnis Kreatif Dengan Menjual Back End Product
Back end product secara sederhana dapat diartikan sebagai produk tambahan atau produk pelapis yang mendukung kinerja produk utama. Inilah salah satu cara mendapatkan penghasilan di internet selain cara-cara umum yang selama ini kita kenal seperti menjual ebook,  menjadi affiliate dan lain-lain. Disini kita ditantang lebih kreatif melihat peluang. Daripada bersaing di pasar yang sudah umum dan banyak pesaingnya, kenapa tidak menciptakan pasar baru. Bahkan bisa jadi hal yang benar-benar baru dan belum terpikirkan sebelumnya.
Dalam hal bisnis online, back end product bisa berupa jasa pembuatan website, jasa hosting, layanan dummy blog, jasa penulisan sales letter, jasa penulisan artikel berbahasa Indonesia maupun bahasa asing, meng-SEO-kan themes, layanan autoresponder dan lain-lain. Nama-nama jasa tersebut bisa saja terus berkembang sesuai kebutuhan pasar. Kita nggak bisa menebak apakah trend yang akan berkembang satu tahun ke depan, dua tahun lagi dan seterusnya. Dan inilah yang menuntut kita untuk selalu aktif di bisnis internet.
Dalam memasarkan back end produuct, Anda bisa bekerja sama dengan pemiliki produk utama atau Anda melakukan pengadaan dan menawarkan sendiri. Keduanya memiliki sisi plus dan minus. Kalau menjual lewat nama pemegang brand utama memang pasarnya sudah jelas. Mereka memmiliki daftar subscriber yang loyal dan bisa diarahkan untuk membeli produk Anda. Jadi kemungkinan laku juga besar. Tapi ya gitu, keuntungan yang didapat juga tidak full karena sebagian akan masuk menjadi hak mitra JV sesuai kesepakatan di awal.
Keuntungan lebih besar akan Anda dapatkan kalau menjualnya sendiri. Nggak enaknya Anda harus berjuang sendiri juga. Ini tidak akan terasa berat bila sejak awal Anda sudah menyiapkan diri untuk membangun kepercayaan publik. Keaktifan Anda dalam forum diskusi, publikasi artikel blog pribadi, memanfaatkan social marketing dan pertemuan offline akan memberikan banyak manfaat kali ini.
Bagaimana dengan Anda, sudah siap membuat produk pelapis?