Toko online telah menjamur di internet dan sedikit banyak hal ini berpengaruh terhadap penjualan produk sejenis melalui toko offline. Apa yang dicari oleh calon pembeli? Yang tak bisa dilupakan adalah faktor harga, layanan dan kemudahan mengontak pemilik produk. Interaksi ini terbilang sangat dinamis. Kalau sekali saja calon pembeli nggak puas dengan layanan merchant, sangat mungkin selanjutnya tidak akan dilirik.
Pembeli juga bisa menentukan harga jual lho. Di situs www.priceline.com pembeli mengusulkan harga yang mereka anggap paling pantas untuk tiket pesawat terbang atau kamar hotel, lalu terserah apakah penjual mau menjual berdasar usulan itu. Akhirnya hal ini meluas ke pembelian mobil, barang antik dan produk-produk lainnya. Saya sangat yakin bahwa internet akan menurunkan harga dan margin banyak barang.
Harga kini lebih transparant di internet. Kita dapat mengunjungi situs-situs belanja seperti www.buy.com atau www.compare.com dan membandingkan harga-harga yang dipatok oleh para e-tailer itu untuk barang tertentu. Pembeli akan melihat banyaknya variasi harga untuk barang elektronik tertentu, buku tertentu dan sebagainya. Jika mereka menganggap para penjual menawarkan layanan yang bersaing, mereka akan membelinya dari penjual dengan harga terendah.
Jadi bagi yang kawan-kawan yang saat ini mengelola toko online apakah sudah siap dengan keadaan ini?


